GPdI Obaja
Selamat Datang! PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Admin   
Selasa, 12 Agustus 2008 10:00

Dengan kemurahan Tuhan, GPdI Obaja – Tangerang  telah memiliki website sendiri dengan tujuan untuk menyediakan informasi dan komunikasi baik antara Gembala dengan Jemaat ataupun antar sesama Jemaat GPdI Obaja, juga untuk memperkenalkan kepada seluruh jemaat-jemaat Tuhan di manapun berada. Tentunya partisipasi dan dukungan baik itu moril maupun material akan sangat membantu perkembangan website ini kedepannya. Kami menerima sumbangan naskah/ tulisan/ artikel/ kesaksian/ pengetahuan umum yang Alkitabiah/ yang berhubungan dengan menguatkan Iman Jemaat, dll. Sumbangan dapat disampaikan kepada Ibu Gembala GPdI Obaja atau melalui email Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya .

Terima Kasih, kiranya website ini bisa menjadi berkat bagi kita semua.

God Bless Us.  

LAST_UPDATED2
 
Pentingnya Beribadah Di Suatu Tempat PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Admin   
Jumat, 04 Desember 2009 09:33

ULANGAN 12:1-8

Nabi Musa menyampaikan ketetapan Tuhan bahwa bangsa Israel harus membangun rumah ibadah yang permanen. Waktu itu tempat ibadah mereka adalah Tabernakel atau Kemah Pertemuan, yang tidak permanen. Perintah Tuhan ini diterima Musa sekitar tahun 1450 SK (Sebelum Kristus). Tetapi baru sekitar tahun 550 S.K Raja Salomo berhasil membangun Rumah Allah yang permanen di Yerusalem. (Baca : 1 Raja-raja 6:1-38, 2 Tawarikh 3:1-14). Jadi hampir 900 tahun kemudian barulah pembangunan rumah Allah menjadi kenyataan.

Di bait Allah itulah orang Israel memanggil nama Tuhan, menyembah Tuhan, membawa segala jenis korban mereka. Sebelum ada bait Allah yang permanen, orang Israel berbuat menurut apa yang dipandangnya benar, berbuat seenak maunya saja. Prinsip ini juga seringkali terbawa-bawa hingga sekarang ; ada orang Kristen yang beribadah di beberapa gereja menurut seleranya, bahkan ada juga Kristen yang korbannya di taruh di tempat yang ia sukai. Pengertian dosa adalah melakukan kehendak kebenaran diri sendiri, tidak menurut kebenaran atau kehendak Tuhan.

Tetapi walaupun Bait Allah yang permanen sudah berdiri, orang Israel masih sering melawan kehendak Tuhan. Sehingga suatu waktu Bait Allah itu dihancurkan tentara Babel. Yang tertinggal sekarang dari Bait Allah Salomo itu hanyalah puing-puing tembok saja.

LAST_UPDATED2
Selanjutnya...
 
Peran Musik Dalam Gereja PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Admin   
Jumat, 04 Desember 2009 10:41

Suatu Tinjauan Teologis dan Historisautor
By : Ester Gunawan Nasrani MA, MM

To Promote Music in Worship
To Promote Worship through Music

A. PERAN GEREJA DALAM PELAYANAN MUSIK

”KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Ku-perintahkan kepadamu. Dan ketehuilah, AKU menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:18-20)

”Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.” (Kolose 3 : 16)

Melalui kedua ayat di atas kita belajar tentang AMANAT AGUNG bagi Gereja. Ada 4 hal yg penting untuk dilakukan oleh Gereja : pemberitaan Injil, pengajaran, persekutuan, dan ibadah. Ke-4 hal tersebut harus mendasari peranan dan tugas Gereja dalam dunia ini. Sesungguhnya di antara 4 hal tsb, ”ibadah” adalah inti dari ke-4nya. Ia harus mendasari ke-3 unsur yg lain, karena yg lain tidak dapat berperan tanpa adanya ibadah. Ibadah bukan hanya sekedar nama atau stempel bagi pengikut Kristus, tetapi dinamo yg menggerakkan dan menghidupkan semua orang maupun aktifitas yg dilakukan oleh Gereja. Berdasarkan Amanat Agung maka semua pelayanan Gereja harus mengandung 4 hal tsb, tidak terkecuali ”MUSIK”. Musik adalah elemen yg penting dalam ibadah Kristen, sehingga sifatnya lebih ”vertikal”, meskipun unsur horizontalnya jg tidak dapat dilupakan. Musik Gereja atau lebih tepat disebut ”Musik Ibadah” mempunyai Visi dan Misi. Inilah yg membedakan musik ibadah dengan musik sekuler. Dan karena Visi dan Misi Gereja terdapat dalam Amanat Agung, maka musik ibadah juga demikian adanya.

Selanjutnya...